itsyourprovider

It's all about living and loving life…

Sistem Basis Data

KONSEP DATA DAN BASIS DATA

 Pendahuluan

 1. Mengapa Harus Ada Basis Data?

         Dalam segala bidang kehidupan, manusia membutuhkan data dan informasi. Terlebih di zaman sekarang, yaitu zaman dimana orang-orang haus akan informasi. Mengapa data dan informasi menjadi sangat penting bagi manusia? Sebab pada hakikatnya manusia adalah makhluk sosial yang saling berinteraksi. Di dalam proses berinteraksi itulah manusia saling membagikan dan menerima data atau pun informasi. Data akan diolah menjadi informasi yang berguna bagi seseorang, kelompok, atau perusahaan untuk mengambil keputusan atas suatu masalah. Fenomena yang terjadi sekarang ini adalah fenomena dimana data menjadi luar biasa banyak dalam beragam jenisnya. Oleh sebab itu, manusia mulai memikirkan ide tentang basis data. Dengan basis data, orang dapat mengumpulkan, mengelompokkan, dan mengorganisasi data sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik, cepat, dan mudah.

 2. Tujuan Basis Data

Basis data memiliki tujuan, yaitu agar data yang tersimpan dapat diorganisasi dengan baik sehingga informasi yang dihasilkan adalah informasi yang berkualitas, dengan kapasitas penyimpanan yang efisien. Menurut  McLeod  (2001,  pl82), dua  tujuan  konsep  basis  data  adalah meminimisasi pengulangan data  dan  mencapai  independensi data. Pengulangan data  (data  redundancy) adalah  duplikasi  data,  dengan  kata  lain  terdapat  data yang  sama  di beberapa file  dan  lokasi. Adanya redundansi data  ini dapat menyebabkan data inconsistency. Data inconsistency adalah keadaan dimana terjadi ketidakcocokan nilai  atau value pada item yang sama.

 3. Manfaat Basis Data

      Beberapa manfaat basis data adalah sebagai berikut:

a. Kecepatan Dan Kemudahan (Speed)

Dengan menggunakan basis data pengambilan informasi dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Basis data memiliki kemampuan dalam mengelompokan, mengurutkan, bahkan perhitungan dengan metematika. Dengan perancangan yang benar, maka penyajian informasi akan dapat dilakukan dengan cepat dan mudah.

b. Kebersamaan Pemakai

Sebuah basis data dapat digunakan oleh banyak user san banyak aplikasi. Untuk data-data yang diperlukan oleh banyak orang/bagian. Tidak perlu dilakukan pencatatan dimasing-masing bagian, tetapi cukup dengan satu basis data untuk dipakai bersama.

c. Efesiensi Ruang Penyimpanan (Space)

Dengan pemakain bersama, kita tidak perlu menyediakan tempat penyimpanan di berbagai tempat, tetapi cukup satu saja sehingga ini akan menghemat ruang penyimpanan data yang dimiliki oleh sebuah organisasi. Dengan teknik perancangan basis data yang benar, kita akan menyederhanakan penyimpanan sehingga tidak semua data harus disimpan.

d. Pemusatan Control Data

Karena cukup dengan satu basis data untuk banyak keperluan, pengontrolan terhadap data juga cukup dilakuan di satu tempat saja. Jika ada perubahan data alamat mahasiswa misalnya, maka tidak perlu kita meng-update semua data di masing-masing bagian tetapi cukup hanya di satu basis data.

e. Keakuratan (Accuracy)

Penerapan secara ketat aturan tipe data, domain data, keunikan data, hubungan antara data, dan lain-lain, dapat menekan keakuratan dalam pemasukan atau penyimpanan data.

f. Ketersediaan (Availability)

Dengan basis data kita dapat mem-backup data, memilah-milah data mana yang masih diperlukan dan data mana yang perlu kita simpan ke tempat lain. Hal ini mengingat pertumbuhan transaksi suatu organisasi dari waktu ke waktu membutuhkan media penyimpanan yang semakin besar.

g. Keamanan (Security)

Kebanyakan DBMS dilengkapi dengan fasilitas manajemen pengguna diberikan hak akses yang berbeda-beda sesuai dengan pengguna dan posisinya. Basis data bisa diberikan passwordnya untuk membatasi orang yang mengaksesnya.

h.Kemudahan dalam Pembuatan Program Aplikasi Baru

Pengguna basis data merupakan bagian dari perkembangan teknologi. Dengan adanya basis data pembuatan aplikasi bisa memanfaatkan kemampuan dari DBMS, sehingga pembuatan aplikasi tidak perlu mengurusi penyimpanan data, tetapi cukup mengatur interface untuk pengguna.

i. Pemakaian Secara Langsung

Basis data memiliki fasilitas untuk melihat datanya secara langsung dengan tool yang disediakan oleh DBMS. Untuk melihat data, langsung ke table ataupun menggunakan query. Biasanya yang menggunakan fasilitas ini adalah user yang sudah ahli, atau database administrator.

j. Kebebasan Data (Data Independence)

Jika sebuah program telah selesai dibuat, dan ternyata ada perubahan isi/struktur data, maka dengan basis data perubahan hanya perlu dilakukan pada level DBMS tanpa harus membongkar kembali program aplikasinya.

k. User View

Basis data penyediaan pandangan yang berbeda-beda untuk tiap-tiap pengguna. Misalnya kasir dia hanya boleh berhak melihat informasi nama barang dan harga jualnya. Sementara itu dia berhak untuk memasukan data penjualan. berbeda dengan pelanggan yang hanya melihat data keberadaan barang dan harga jual tetapi tidak berhak memasukan atau merubah data. Sementara itu bagian akutansi berhak melihat keuntungan dari tiap-tiap barang untuk menganalisa data akutansinya. Basis data mampu memberikan layanan organisasi seperti ini.

Landasan Teori

1. Data

Menurut Kamus Bahasa Inggris-Indonesia, data berasal dari kata “datum”  yang berarti fakta atau bahan-bahan keterangan. Jika dilihat pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, data berarti keterangan atau bahan nyata yang dapat dijadikan dasar kajian (KBBI, 2009). Sedangkan Gordon B. Davis, menyebut data sebagai bahan mentah dari informasi (Management Informations System: Conceptual Foundations, Structures, and Development , 1975). Jadi, kesimpulannya data adalah bahan baku informasi, didefinisikan sebagai kelompok simbol-simbol yang mewakili fakta, kejadian, tindakan, benda, dan sebagainya.

Data dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

1.  Menurut Cara Memperolehnya

        a. Data Primer

        Data primer adalah secara langsung diambil dari objek penelitian oleh pihak yg membutuhkan.

        Contoh : Mewawancarai langsung pelanggan tetap dalam suatu perusahaan mengenai kwalitas suatu produk.

        b. Data Sekunder

        Data sekunder adalah data yang didapat tidak secara langsung dari objek penelitian, biasanya didapatkan dari pihak lain.

        Contoh : Peneliti menggunakan data statistik hasil riset dari surat kabar atau majalah tentang selera konsumen.

2. Berdasarkan Sumber Data

       a.  Data Internal

       Data internal adalah data yang menggambarkan situasi dan kondisi yang ada di dalam suatu organisasi.

       Contoh  : Data keuangan, data pegawai, data produksi, dll.

       b.  Data Eksternal

       Data eksternal adalah data yang menggambarkan kondisi yang ada di luar organisasi.

       Contoh : Data jumlah penggunaan suatu produk pada konsumen, tingkat preferensi pelanggan, persebaran penduduk, dll.

3. Berdasarkan Tipe Datanya

      a. Data Kuantitatif

      Data kuantitatif adalah data yang dipaparkan dalam bentuk angka-angka.

      Contoh :  Jumlah pembeli saat hari raya idul adha, dll.

      b. Data Kualitatif

      Data kualitatif adalah data yang disajikan dalam bentuk kata-kata secara deskriptif.

      Contoh : Seperti persepsi konsumen terhadap botol air minum dalam kemasan, anggapan para ahli terhadap psikopat, dll.

4. Berdasarkan Sifat Data

      a. Data Diskrit

      Data diskrit adalah data yang nilainya adalah bilangan asli.

      Contoh : Nilai rupiah dari waktu ke waktu, dll.

      b. Data Kontinyu

      Data kontinyu adalah data yang nilainya ada pada suatu interval tertentu atau berada pada nilai yang satu ke nilai yang lainnya.

      Contoh : Mengimpor bahan baku pabrik pupuk kurang lebih 850 ton.

5.  Menurut Waktu Pengumpulannya

      a. Data Cross Section

      Data cross-section adalah data yang menunjukkan titik waktu tertentu.

      Contoh : Laporan keuangan per 31 desember 2006, data pelanggan PT. angin ribut bulan mei 2004, dll.

      b. Data Time Series / Berkala

      Data berkala adalah data yang datanya menggambarkan sesuatu dari waktu ke waktu atau periode secara historis atau berkala.

      Contoh : Data time series adalah data perkembangan nilai tukar dollar Amerika terhadap euro eropa dari tahun 2004 sampai 2006.

 2. Informasi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, informasi berarti pemberitahuan; kabar atau berita tentang sesuatu (KBBI, 2009). Barry E. Cushing (1974), mengungkapkan bahwa informasi menunjukkan hasil dari pengolahan data yang diorganisasikan dan berguna kepada orang yang menerimanya. Sedangkan menurut Davis dan Olson (1985), informasi adalah data yang diproses lebih jauh sehingga mempunyai arti bagi si penerima dan mempunyai “nilai pengaruh” atas tindakan-tindakan, keputusan-keputusan sekarang atau masa yang akan datang.

3. Basis Data

Menurut Elmasri (2000, p4), basis data adalah kumpulan data yang saling berhubungan. Pengertian basis data menurut  McLeod,  R (2000, p16-pl7) adalah suatu  koleksi data komputer  yang terintegrasi,diatur dan disimpan  dengan suatu cara yang memudahkan untuk diambil kembali.

Menurut  Date (2000, plO) database  merupakan kumpulan  data persistent yang digunakan  oleh sistem aplikasi pada beberapa perusahaan. Database   menurut   Connolly   & Begg  (2005,   piS),   adalah   “a  shared collection  of  logically  related  data,  and  a  description of  this  data, designed to meet   the  information  needs   of  an  organization”.  Dalam   bahasa   Indonesia, definisi   tersebut   dapat   dikatakan   sebagai   berikut   :  “kumpulan data   yang terhubung   secara  logis,  beserta  deskripsi  data  tersebut,  yang  dirancang  untuk memenuhi  kebutuhan  informasi sebuah organisasi”

Dapat disimpulkan bahwa Basis Data (database)  merupakan  kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak  untuk  memanipulasinya. Data  perlu  disimpan dalam basis data untuk  keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data  di dalam basis data  perlu  diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik  juga  berguna  untuk  efisiensi kapasitas penyimpanannya.

JENIS-JENIS BASIS DATA

Menurut pengaksesannya, basis data dibedakan menjadi empat jenis, yaitu :

1. Basis Data Individual

Basis data individual adalah basis data yang digunakan oleh perseorangan. Biasanya basis data seperti ini banyak dijumpai dilingkungan PC. Visual dBASE, Corel Paradox, dan Filemaker Pro merupakan contoh perangkat lunak yang biasa digunakan untuk mengelola basis data untuk kepentingan pribadi.

2. Basis Data Perusahaan

Basis data perusahaan adalah basis data yang dimaksudkan untuk diakses oleh sejumlah pegawai dalam sebuah perusahaan dalam sebuah lokasi. Basis data seperti ini disimpan dalam sebuah server dan para pemakai dapat mengakses dari masing-masing komputer yang berkedudukan sebagai client.

3. Basis Data Terdistribusi

Basis data terdistribusi adalah basis data yang disimpan pada sejumlah komputer yang terletak pada beberapa lokasi. Model seperti ini banyak digunakan bank yang memiliki sejumlah cabang di pelbagai kota dan melayani transaksi perbankan yang bersifat online.

4. Basis Data Publik

Basis data publik adalah basis data yang dapat diakses oleh siapa saja (publik). Sebagai contoh, banyak situs web (misalnya yahoo dan about.com) yang menyediakan data yang bersifat publik dan dapat diambil siapa saja secara gratis. Namun adakalanya seseorang harus menjadi anggota dan membayar iuran untuk memperoleh data publik.

Metode Pengumpulan Data

1. Angket

Angket (self-administered questionnaire) adalah teknik pengumpulan data dengan menyerahkan atau mengirimkan daftar pertanyaan untuk diisi sendiri oleh responden. Responden adalah orang yang menjawab atau memberikan tanggapan atas pertanyaan yang diajukan. Instrumen atau alat pengumpulan datanya juga disebut angket berisi sejumlah pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab atau direspon oleh responden (Sutopo, 2006: 82). Responden mempunyai kebebasan untuk memberikan jawaban atau respon sesuai dengan persepsinya.

a. Keuntungan Teknik Angket

  • Dapat menjangkau sampel dalam jumlah besar karena dapat dikirim melalui pos
  • Biaya membuat angket relatif murah
  • Tidak terlalu mengganggu responden karena pengisiannya ditentukan oleh responden sendiri

b. Kerugian Teknik Angket

  • Karena dikirim melalui pos, persentase pengembalian angket relatif rendah
  • Pertanyaan dalam angket dapat salah ditafsirkan dan tidak ada kesempatan mendapatkan penjelasan
  • Tidak dapat digunakan bagi responden yang kurang bisa membaca dan menulis, atau memiliki tingkat pendidikan yang kurang memadai

2. Wawancara

Wawancara yang juga dikenal dengan interview adalah pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan secara langsung oleh pewawancara kepada responden dan jawaban responden dicatat atau direkam. Selain itu wawancara juga dapat dilakukan melalui telepon.

a. Keuntungan Wawancara

  • Dapat digunakan pada responden yang tidak bisa membaca dan menulis
  • Pewawancara dapat segera menjelaskan jika ada pertanyaan yang kurang dipahami
  • Wawancara dapat mengecek kebenaran jawaban responden dengan mengajukan pertanyaan pembanding atau dengan melihat wajah dan gerak-gerik responden

b. Kerugian Wawancara

  • Membutuhkan biaya yang besar untuk perjalanan pengumpul data
  • Hanya dapat menjangkau jumlah responden yang lebih kecil
  • Kehadiran pewawancara mungkin mengganggu responden

3. Observasi

Observasi diartikan sebagai pengamatan dengan indera penglihatan yang berarti tidak mengajukan pertanyaan. Peneliti biasanya terjun langsung ke lokasi obyek penelitian.

a. Keuntungan Observasi

  • Data yang diperoleh adalah data yang segar, artinya diperoleh dari subjek saat terjadinya tingkah laku
  • Keabsahan alat ukur dapat diketahui langsung

b. Kerugian Observasi

  • Pengamat harus mengamati sampai tingkah laku yang diharapkan terjadi. Jika dana yang Tersedia cukup besar pengamat dapat menggunakan video perekam
  • Beberapa tingkah laku, seperti tingkah laku kriminal yang bersifat pribadi sukar diamati bahkan dapat membahayakan pengamat

4. Studi Dokumentasi

Studi dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang tidak ditujukan langsung kepada subjek penelitian. Dokumen yang diteliti dapat berbagai macam, tidak hanya dokumen resmi, bisa berupa buku harian, surat pribadi, laporan, notulen rapat, catatan kasus (case records) dalam pekerjaan sosial, dan dokumen lainnya.

a. Keuntungan Studi Dokumentasi

  • Merupakan cara tepat untuk subjek penelitian yang sukar atau sulit dijangkau
  • Takreaktif. Data yang diperlukan tidak terpengaruh oleh kehadiran peneliti atau pengumpul data
  • Cara yang terbaik untuk kasus yang bersifat longitudinal, khususnya yang menjangkau ke masa lalu
  • Teknik ini memungkinkan untuk mengambil sampel yang lebih besar karena biaya yang diperlukan relatif kecil

b. Kerugian Studi Dokumentasi

  • Karena dokumen yang dibuat bukan untuk keperluan penelitian, data yang tersedia mungkin bias
  • Catatan tentang orang ternama mungkin disimpan dengan baik, tetapi catatan tentang orang biasa tidak selalu, bahkan tidak ada (tersedia secara selektif)
  • Karena dokumen ditulis bukan untuk penelitian, mungkin data yang tersedia tidak lengkap / tidak tercatat pada dokumen
  • Format dokumen dapat bermacam-macam sehingga bisa mempersulit pengumpulan data dan sukar memberikan kode pada data

5. Focus Group Discussion (FGD)

Focus Group Discussion adalah teknik pengumpulan data yang umumnya dilakukan pada penelitian kualitatif dengan tujuan menemukan makna sebuah tema menurut pemahaman sebuah kelompok. Teknik ini digunakan untuk mengungkap permaknaan dari suatu kelompok berdasarkan hasil diskusi yang terpusat pada suatu permasalahan tertentu. FGD juga dimaksudkan untuk menghindari permaknaan yang salah dari seorang peneliti terhadap focus masalah yang sedang diteliti (Sutopo, 2006: 73).

Elemen Basis Data

1. Entitas

Entitas adalah sekumpulan objek yang terdefinisikan yang mempunyai karakteristik sama dan bisa dibedakan satu dengan lainnya. Objek dapat berupa barang, orang, tempat atau suatu kejadian. Contoh: Seseorang yang menjadi siswa di sebuah sekolah, barang yang menjadi inventaris suatu perusahaan. (siswa merupakan entitas, barang juga di sebut entitas).

 2. Atribut

Atribut adalah deskripsi data yang bisa mengidentifikasi entitas yang membedakan entitas tersebut dengan entitas yang lain. Seluruh atribut harus cukup untuk menyatakan identitas obyek, atau dengan kata lain, kumpulan atribut dari setiap entitas dapat mengidentifikasi keunikan suatu individu. Jadi, atribut adalah bagian dari entitas.

Contoh: siswa memiliki atribut seperti nomor induk siswa, alamat, dan data pribadi. Sedangkan barang memiliki atribut nomor barang dan harga barang.

 3. Data Value

Data Value adalah data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data, elemen, atau atribut. Atribut nama pegawai menunjukan tempat dimana informasi nama karyawan disimpan, nilai datanya.

Contoh: Anjang, Arif, Suryo, dan lain-lain yang merupakan isi data nama pegawai tersebut.

 4. File/ Table

File/ table adalah kumpulan record sejenis yang mempunyai panjang elemen yang sama, atribut yang sama, namun berbeda nilai datanya.

 5. Record/ Tuple

Record/ Tuple adalah kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entitas secara lengkap. Satu record mewakili satu data atau informasi.

Referensi

Soehartono, Irawan. Dr.. 1995. Metode Penelitian Sosial. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

library.binus.ac.id

Sutopo, HB. 2006, Metode Penelitian Kualitatif, Surakarta: UNS Press.

http://www.sarjanaku.com/2013/01/metode-pengumpulan-data-teknik.html

www.gunadarma.ac.id

http://id.wikipedia.org/wiki/Data

http://krida85.wordpress.com/2008/04/16/pengertian-basis-data/

http://usahasuksesmandiri.blogspot.com/2011/09/apa-perbedaan-data-dan-informasi.html

http://odebhora.wordpress.com/2011/12/17/teknik-pengumpulan-data/ diunggah pada 17/12/2011

http://odebhora.wordpress.com/2011/12/17/teknik-pengumpulan-data/

http://danang-leo-handoko.blogspot.com/2012/07/jenis-datainformasi.html

http://data-ilmu-fakta.blogspot.com/2012/10/pengertian-sistem-informasi.html diunggah pada 19/10/2012

http://kuliah.dinus.ac.id/edi-nur/sb1-7.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Data diubah pada diubah pada 18.20, 16/11/2012

http://apr1l-si.comuf.com/SI.pdf

http://apr1l-si.comuf.com/SI.pdf

 

About these ads

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: